Perkuat Tata Kelola BPI, JSIT Indonesia Wilayah Lampung Gelar Pelatihan Manajemen Operasional

Slide 1
Slide 2
Slide 3
Slide 4
Slide 5

 

Bandar Lampung, 27 September 2026 — Sebanyak 104 peserta dari berbagai sekolah Islam terpadu di kabupaten/kota se-Provinsi Lampung mengikuti Pelatihan Manajemen Operasional BPI Tingkat Dasar dan Lanjut yang diselenggarakan oleh Bidang 2 BPI JSIT Indonesia Wilayah Lampung yang digawangi oleh Habib Rusli Fuad sebagai Ketua Bidang, Sabtu–Ahad, 26–27 September 2026, di SDIT Permata Bunda Bandar Lampung.

Kegiatan ini menjadi bagian dari ikhtiar JSIT Indonesia Wilayah Lampung dalam memperkuat kapasitas pengelola Bina Pribadi Islami (BPI), khususnya dalam aspek manajemen operasional dan pengelolaan program pembinaan di satuan pendidikan.

Peserta berasal dari berbagai sekolah Islam terpadu di wilayah Lampung. Perwakilan SDIT mengikuti pelatihan pada tingkat dasar, sementara perwakilan SMPIT dan SMAIT mengikuti pelatihan tingkat lanjut. Pembagian jenjang tersebut diharapkan dapat memberikan penguatan yang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik pengelolaan BPI pada masing-masing satuan pendidikan.

Kegiatan menghadirkan Muhammad Ihsan Fauzi, M.M. sebagai pemateri. Dalam penyampaian materinya, ia menekankan bahwa keberhasilan pengelolaan pendidikan tidak semata-mata ditentukan oleh tersedianya perangkat dan instrumen teknis. Lebih dari itu, diperlukan landasan nilai dan pembinaan batin yang kuat sebagai fondasi dalam menjalankan seluruh proses pendidikan.

“Kurikulum batiniyah yang kokoh harus mendahului implementasi instrumen teknis di lembaga pendidikan guna melahirkan ekosistem belajar yang baik.”

Pesan tersebut menjadi salah satu penekanan penting dalam pelatihan. Pengelolaan BPI dipandang tidak hanya sebagai aktivitas administratif, tetapi sebagai bagian dari proses membangun ekosistem pendidikan yang mampu menumbuhkan kepribadian Islami pada peserta didik.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua JSIT Indonesia Wilayah Lampung, Muslimin, M.Pd.I., turut memberikan sambutan sekaligus penguatan kepada para peserta. Ia menyampaikan pentingnya keseriusan lembaga pendidikan dalam mengelola program pembinaan keislaman agar berjalan secara terarah dan memberikan dampak nyata bagi perkembangan peserta didik.

Selama dua hari pelaksanaan, peserta mengikuti rangkaian pembelajaran, diskusi, dan penguatan terkait manajemen operasional BPI. Interaksi antarpeserta dari berbagai daerah juga menjadi ruang berbagi pengalaman mengenai pelaksanaan program BPI di sekolah masing-masing. 

Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan aktif selama kegiatan berlangsung. Berbagai pengalaman dan praktik yang telah diterapkan di sekolah menjadi bahan diskusi untuk menemukan langkah-langkah pengelolaan BPI yang lebih efektif dan sesuai dengan kebutuhan satuan pendidikan.

Pelatihan ini diharapkan tidak berhenti pada peningkatan pemahaman peserta, tetapi berlanjut pada implementasi di sekolah masing-masing. Para peserta diharapkan mampu membawa pulang gagasan, strategi, dan penguatan yang diperoleh selama pelatihan untuk kemudian dikembangkan sesuai dengan konteks lembaga masing-masing.

Melalui kegiatan ini, JSIT Indonesia wilayah Lampung terus berkomitmen memperkuat kualitas pengelolaan BPI sebagai bagian integral dari pendidikan Islam terpadu. Penguatan manajemen yang ditopang oleh kurikulum batiniyah yang kokoh diharapkan dapat melahirkan ekosistem pendidikan yang tidak hanya tertata secara teknis, tetapi juga kuat dalam nilai, pembinaan, dan keteladanan.

(Dian e.s)


0 Komentar